BALAI REHABILITASI
SOSIAL ANAK DHARMA PUTERA PURWOREJO
Informasi
Pengidentifikasian
Nama PM : TA No
Kasus : 003
Tanggal Lahir : 14 Juni 2000 Umur 15 th Tgl Rujukan : 1 Juli 2015
Jaminan Sosial :
- Pekerja
Sosial : Ari Susetya, S.ST
Alamat : Kalisalak, Salaman Magelang Laporan tgl : 14 Sept 2015
Telefon :
-
Alasan Laporan
Laporan ini dibuat sebagai bahan evaluasi terhadap pemberian
pelayanan dan rehabilitasi PM sekaligus sebagai supervisi terhadap perubahan
sikap dan perilaku PM selama di Balai ( laporan ini di buat atas sepengetahuan
PM).
Alasan Keterlibatan
Pekerja Sosial
TA dirujuk oleh Dinsosnakertrans Kab. Magelang dan dititipkan
ke Balai Resos Anak Dharma Putera Purworejo untuk dilakukan Rehabilitasi Sosial
berkenaan dengan kondirinya yang putus sekolah dan membutuhkan keterampilan
untuk bekal skill di masa depannya. Ia putus sekolah karena beberapa kasus
pelanggaran di sekolah yaitu berkelahi dengan teman sekolahnya dan pencurian sehingga
pihak sekolah mengeluarkan nya.
Sumber Data
Laporan ini berdasarkan 2 kali wawancara yang masing masing 1
jam dengan PM ( 3 dan 6 Juli ) dan berdasarkan keterangan langsung ibu
Sumaryati kerabat dari PM.
Keadaan dan latar
belakang keluarga
TA adalah anakperempuan
pertama dari 2 bersaudara , adik perempuannya S masih berusia 9 tahun
dan duduk di kelas 3 SD, TA tidak begitu dekat dengan adiknya S karena
perbedaan usia dan karena sifat TA yang tomboy dan sedikit keras.
Orang tuanya menikah sudah 16 tahun dan tinggal di desa
kalisalak salaman magelang, dan kedua orang tuanya bekerja sebagai petani dan
penggarap sawah ayahnya A 35 th dan ibunya SR 33 th.
TA menceritakan orang tuanya sebagai orang tua yang tekun
sekali bekerja, ayahnya sangat keras dalam mendidik anak anaknya sehingga dalam
dalam berbagai kesempatan yang dianggapnya salah TA sering mendapat perlakuan
kasar, sehingga terbentuk sikap keras TA hingga saat ini, ibunya adalah sosok
yang lembut dan cenderung membela dan mengasihi anaknya sehingga untuk hal hal
yang seharusnya anaknya dipandang melakukan kesalahan tetap di bela oleh ibunya
dan kerap membela anaknya ketika ayah TA menghukum TA, hal ini yang
mengakibatkan TA menjadi anak yang berkepribadian keras, suka membangkang dan
kadang berperilaku kasar demikian juga di luar rumah. TA kurang dekat dengan
keluarga dari ibunya, akan tetapi jika dengan keluarga dari ayahnya ia cukup
dekat dan sering bermain kerumah pakdenya tersebut.
Keberfungsian fisik dan
kesehatan
Tinggi TA 140 cm dan beratnya 35 kg, kondisi fisik secara
keseluruhan TA normal hanya saja tangan kirinya mengalami patah karena jatuh
dari sepeda motor dan sudah dioperasi dan dipasang pen, tetapi masih memerlukan
operasi lagi untuk pemulihan danmengeluarkan pen tersebut.
Keberfungsian
intelektual
TA hanya menyelesaikan sekolahnya sampai kelas 2 SMP di
Salaman, dengan prestasi sebelumnya biasa saja, dia lebih tertarik untuk
belajar memperdalam keterampilan saja dan sudah malas untuk berfikir atau
melanjutkan sekolah.
Keberfungsian emosional
TA mengatakan bahwa dirinya adalah sosok yang berpendirian
keras, akan tetapi gampang terpengaruh dan mudah kepingin dengan sesuatu yang
dilihat dan dirasa ia belum memiliki, ia juga menggambarkan dirinya mudah
tersulut emosinya ketika mendapati sesuatu hal yang tidak sesuai dengan hati
nuraninya, bahkan pernah karena mendapat ejekan teman sepermainan nya dan
menyinggung perasaannya maka temannya itu diajak berkelahi dan dihajar sampai
babak belur, akan tetapi TA sanggup berubah cepat dari perasaan benci menjadi
bersahabat manakala dia sudah dapat melampiaskan rasa bencinya , dan
selanjutnya ia akan kembali ceria seperti tidak terjadi persoalan apa apa,
sehingga orang lain tidak tahu kalau ia mempunyai masalah yang cukup sulit.
Hubungann sosial dan
antar pribadi
TA mempunyai banyak teman akan tetapi temannya lebih banyak
pria dari pada perempuan, demikian pula ketika TA berada di Balai ia langsung
akrab dan dekat dengan teman barunya yang laki laki, ARF, IL, dan sangat dekat
dengan IWN , TA memang anak yang supel
dan mudah bergaul, bahkan dengan pembmbing di balai ia tidak segan dan tidak
malu untuk mendekati dan bergaul seperti tanpa batasan dengan segala
keceriaannya.
Di dalam lingkungan asrama di balai TA dikenal mempunyai
banyak teman dekat pria meski baru beberapa hari di Balai. Dan bermainnya pun
di sekitar asrama pria sehingga jarang bermain dengan teman perempuan, hal ini
sering mendapat peringatan dari pengasuh jika cara berccandanya sudah gaduh dan
riuh karena akan mengganggu lingkungan.
Secara pergaulan pribadi dengan teman perempuan ia agak di
jauhi temannya karena sikap yang arogan, dan suka minta dan pinjam barang
temannya sehingga teman wanitanya menjauhinya dengan alasan males, ada pula
yang takut diancam atau di sakiti olehnya.
Agama dan kepercayaan
TA berasal dari keluarga yang taat beragama dan beribadah
akan tetapi karena salah pergaulan di luar rumah, akhirnya ia kurang terkontrol
dalam ibadah dan tindakannya, akan tetapi perilakunya kalau di rumah berbeda
dengan di luar terutama kalau orang tua/ ayahnya berada di rumah maka ia akan
jadi lebih penurut, dengan menggunakan atribut muslim, tapi bila ayahnya
berangkat bekerja ia kembali membuka kerudung .
Kekuatan dan kemampuan
penyelesaian mas
Kemampuan dalam menangani masalah ia sangat pandai terbukti
dengan mudahnya ia menyelesaikan masalah sendiri ketika ada permasalahan dengan
temannya, atau dia menemukan cara bagaimana sebaiknya penyelesaiannya, dan
bahkan dalam masalah pelik sekalipun apabila tidak bisa maka ia akan
menghubungi sendiri seseorang yang dianggap mampu untuk menyelesaikan, kemudian
ia akan menceritakan permasalahannya, akan tetapi ia akan selalu berusaha tabah
dalam menjalani segala masalah tanpa perasaan grogi dan selalu mampu menjaga
perasaannya seolah tidak terjadi masalah yang pelik
Ekonomi/tempat tinggal/
transportasi
Keluarga TA termasuk keluarga sederhana yang hidup hanya
cukup saja, pendapatan orang tuanya pas pasan saja dari hasil bertani dan
menggarap sawah orang lain, bahkan kendaraaan roda dua pun belum punya, tempat
tinggalnya berukuran sedang sebagaimana layaknya tempat tinggal di kampung,
akan tetapi rumahnya sudah berdinding tembok dan lantainya sudah keramik ,
tetapi masih tanah di bagian belakang/ dapur. Akses transportasi ke rumahnya
sekitar 3 km masuk dari jalan raya, melalui jalan rabat beton melewati areal
persawahan dan beberapa desa, sehingga cukup gelap jika akan keluar malam hari.
Penggunaan sumber daya
kemasyarakatan
TA merupakan PM angkatan ke dua di balai kami dan ia juga
baru pertama kali mendapatkan pelayanan dan rehabilitasi seperti ini, sehingga
ia pertama kali masuk masih bingung harus memilih jenis keterampilan dan banyak
bertanya tentang masing masing keterampilan, bahkan ketika masuk baru sehari di
keterampilan yang di pilih sebelumnya ia minta pindah ke keterampilan lain
Kesan dan Assesment
Di usia 15 tahun ini TA masih mengalami kelabilan dalam
menentukan pilihan dan juga labil dalam emosi serta keinginan keinginannya, akan
tetapi sifat keras dan menonjolkan emosinya ini dipicu oleh sikap keras didikan
ayahnya dan kurang seimbangnya sang ibu dalam menempatkan posisi bagaimana
seharusnya mendidik dan menengahi permasalahan anak (good parenting), sehingga
untuk pelampiasan itu semua diwujudkan dalam sikap dan tindakannya tersebut
yang seharusnya tidak boleh ia lakukan seperti berkelahi dan mencuri yang
membuatnya dikeluarkan dari sekolah.
Tujuan untuk bekerja
dengan kelayan
Agar membantu TA dalam mengendalikan emosi dan membuat
keputusan keputusan yang tepat dan terarah demi mendapatkan citra yang lebih
baik di mata keluarga teman dan lingkungannya, selain itu juga untuk memberikan
motivasi agar dalam usianya yang masih sangat belia ia masih punya semangat
untuk terus belajar menambah keterampilan dan selalu memperbaiki diri baik
dalam sikap perilaku dan kebiasaan kesehariannya sehingga orang tuanya menjadi
bangga dan dapat menjadi contoh teladan bagi adiknya yang masih kecil.
Genomap Asesment TA :